Video: Mamanda

Video Pementasan Mamanda "Bulan Kutimang Bulan Kusayang".

UU Sultan Adam

Makalah Undang-Undang Sultan Adam.

Kelompok 1

Daftar Nama Anggota Kelompok.

Sabtu, 21 April 2012

BAB 4-Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Sosial


Manusia adalah khalifah yang diturunkan oleh Tuhan dimuka bumi dalam bentuk yang sebaik-baiknya untuk memikirkan bumi. Kelebihan manusia dari segi biologis adalah:
1.       Otak yang besar dan susunan saraf yang kompleks.
2.       Alat bersuara yang keras.
3.       Tangan dan jari-jari yang bebas digerakkan.
4.       Anggota badan yang memungkinkan manusia untuk berdiri.

Empat segi biologis di ataslah yang menyebabkan manusia dikatakan sebagai makluk yang sempurna bila dibandingkan dengan makhluk Tuhan yang lain.
Beda manusia dengan makhluk lainnya adalah makhluk lain belajar sedikit sekali, sebagian besar dari yang mereka lakukan, mereka lengkapi dengan insting. Manusia memiliki ciri khas yang menyebabkan ia berbeda dengan makhluk lain. Manusia mempunyai profil pribadi yang unik. Itulah sebabnya budaya yang diciptakan manusia beraneka ragam.
Alam semesta beserta segala isinya merupakan hasil ciptaan dari sesuatu yang maha kuasa dan bukannya tercipta secara kebetulan.

BAB 3-Manusia dan Peradaban


1.    Pengertian Adab dan Peradaban
        Peradaban berasal dari kata ‘adab’ yang berarti “kesopanan, kehormatan, budi bahasa dan etiket”. Lawannya adalah “biadab, kasar, kurang ajar dan tidak tahu pergaulan”. Peradaban adalah “seluruh kehidupan sosial, politik, ekonomi, dan ilmu teknik untuk kegiatan praktis”, menurut ahli Antropologi De Haan. Beals dan Hoiley mengatakan bahwa peradaban sama dengan kebudayaan, apabila dipandang dari segi kuantitasnya, tetapi berbeda dalam kualitas, isi, dan kompleks pola-polanya.
        Menurut pandangan Alisyahbana (1981), peradaban adalah apabila perwujudan budaya yang penekanannya pada akal, dengan demikian muncul tingkat peradaban tinggi dan peradaban rendah, menurut tinggi rendahnya tingkat kemampuan berpikir. Pandangan Koentjaraningrat (1982:9-10) istilah peradaban dapat disejajarkan dengan istilah Inggris, yaitu civilization yang biasa untuk bagian-bagian dari unsur kebuayaan serta sopan santun dan sistem pergaulan yang kompleks dalam suatu masyarakat dengan struktur dan kompleks.
        Jadi, peradaban sebagai suatu perwujudan budaya didasarkan pada akal (rasio) semata-mata dengan mengabaikan nurani akan berlainan dengan perwujudan budaya yang didasarkan pada akal, nurani, dan kehendak sebagai suatu kesatuan yang utuh.
Istilah peradaban juga digunakan untuk menyebut kebudayaan yang mempunyai sistem teknologi, seni bangunan, seni rupa, system kenegaraan, dan ilmu pengetahuan yang maju dan kompleks.

Bab 2-Manusia dan Kebudayaan



2.1 Asal Kata Budaya

Budaya berasal dari akar kata Sankerta, yaitu bhud yang artinya “budi”. Budaya diartikan “hasil budi daya cipta manusia”. Kata “kebudayaan” berasal dari kata “buddhayah” bentuk jamak dari kata “buddhi” yang berarti “budi” atau “akal”. Jadi, kebudayaan diartikan sebagai “keseluruhan gagasan, karya dan akal budi manusia yang diciptakannya dengan sengaja dan terus dikembangkan demi kepentingan, kebutuhan, kesejahteraan, kedamaian, kemakmuran, dan kepuasan hidupnya.
Kebudayaan bangsa ialah kebudayaan yang timbul sebagai buah usaha budinya rakyat indonesia dan seluruhnya. Kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagai pduncak – puncak kebudayaan di daerah – daerah di seluruh indonesia terhitung sebagai kebudayaan bangsa dan negara.